Strict Standards: Redefining already defined constructor for class WPSEOPaginate in /home/u8295992/public_html/wp-content/plugins/wp-seo-paginate/wp-seo-paginate.php on line 83

Notice: Use of undefined constant REQUEST_URI - assumed 'REQUEST_URI' in /home/u8295992/public_html/wp-content/themes/boombox/functions.php on line 73
Polisi Imbau Agar Massa Pro dan Kontra Ahok Tertib - Bela Kepentingan Rakyat!

Polisi Imbau Agar Massa Pro dan Kontra Ahok Tertib


KNews, Jakarta- Polda Metro Jaya Melalui Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan mengimbau, agar massa baik pro maupun kontra Ahok yang datang ke Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengawal jalannya sidang perkara dugaan penodaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyampaikan orasi dengan tertib dan tidak saling memprovokasi.

“ Silakan orasi, silakan unjuk rasa tapi tertib dalam menyampaikan orasi yang santun beretika tidak memprovokasi_,” ujar Kombes Pol Iwan di Komplek Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 28/2/2017.

Namun ia berharap agar masyarakat mempercayakan sepenuhnya dengan proses hukum yang sedang berjalan, dengan tidak mendatangi lokasi persidangan.
“ Ya saya berharap warga nggak usahlah datang-datang ke sini untuk melakukan unjuk rasa di depan Kementan ini cukup beberapa, sebagian saja tidak harus banyak lagian supaya persidangan ini tidak terganggu dengan suara-suara orasi itu” lanjut Kapolres Kombes Pol Iwan.
Seperti diketahui, hari ini Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menggelar sidang perkara dugaan penistaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sidang ke-12 yang akan dijalani Ahok ini ada dua saksi yang dijadwalkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk hadir .

Saksi ahli yang pertama yakni Dr H Abdul Chair Ramadhan SH, MH, ahli hukum pidana atau Komisi Hukum dan Perundang-Undangan MUI Pusat, yang kedua adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab alias Moh Rizieq, sebagai ahli Agama Islam.

Ahok menjadi terdakwa karena dinilai telah menistakan agama saat berkunjung ke Kepulauan Seribu, dalam pidatonya Ahok menyinggung soal Surah Al-Maidah ayat 51. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Bupati Belitung Timur tersebut dengan Pasal 156 (a) KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Bagikan/Simpan

Comments 0

Your email address will not be published.

CommentLuv badge

More From: Headline KerjaNews

DON'T MISS