Hikmah: Ilmu Lebih Baik dari Harta


KNews, Jakarta- Imam Ali bin Abi Thalib alaihissalam berkata:

العِلْمُ خَيْرٌ مِنَ المَالِ، العِلْمُ يَحْرُسُكَ وَأَنْتَ تَحْرُسُ المَالَ، وَالعِلْمُ حَاكِمٌ وَالمَالُ مَحْكُوْمٌ عَلَيْهِ، وَالمَالُ تَنْقُصُهُ النَّفَقَةُ وَاْلعِلْمُ يَزْكُو باِلإِنفَاقِ.

Artinya: “Ilmu lebih baik dari harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta, engkau yang akan menjaganya. Ilmu akan menjadi pendakwa, sedangkan harta akan menjadi terdakwa. Harta akan berkurang ketika engkau infakkan, sedangkan ilmu akan bertambah ketika diinfakkan.”

Hikmah:
1. Ilmu dan harta merupakan bagian dari rezeki yang Allah Swt. anugerahkan kepada manusia. Dua hal tersebut sama-sama diraih dengan sebuah kesungguhan, entah kesungguhan dalam belajar, ataupun kesungguhan dalam bekerja.

2. Sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw. berpesan untuk lebih mendahulukan memilih ilmu ketimbang harta. Ilmu akan mendatangkan harta, namun sebaliknya, harta belum tentu dapat mendatangkan ilmu (kebaikan).

3. Seseorang yang memiliki ilmu, ia akan terjaga, minimal terjaga dari kebodohan yang dengannya ia akan terjerumus dalam keburukan. Sebaliknya, orang yang memiliki harta, maka ia yang akan terbebani dengan harta tersebut, menjaganya ataupun mengembangkannya. Ilmu dan harta sama-sama akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. kelak di akhirat, namun orang-orang yang berilmu akan lebih bijak dalam mempergunakan hartanya.

4. Harta akan berkurang ketika dikeluarkan, untuk infak/ sedekah atau membeli keperluan. Namun ilmu semakin dibagikan, maka ia akan terus bertambah dan melekat.

5. Ilmu yang bermanfaat akan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya akan terus mengalir kepada si empunya ilmu, walaupun ia sudah meninggal dunia.

 

 

Bagikan/Simpan

Comments 0

Your email address will not be published.

CommentLuv badge

More From: Article

DON'T MISS